Lecture : Leon Abdillah
Penerapan Sharing Knowledge
Knowledge management adalah media untuk
menangkap (capture) knowledge yang ada pada karyawan sehingga
tercipta knowledge database yang dapat digunakan untuk
meningkatkan daya saing perusahaan. Dengan adanya sistem ini diharapkan
semua karyawan dapat dengan mudah mengakses, menambahkan, dan menggunakan
sumber pengetahuan yang ada dalam perusahaan. Secara umum, penerapan sharing
knowledge di Astragraphia dilakukan dengan tiga pendekatan.
Pendekatan pertama yaitu pendekatan teknologi (techology
approach), yang meliputi Network PC untuk semua; SAP sebagai core
business process; e-Document Initative (Scanner and Printer untuk
semua)-Networked Multi Function Device; Knowledge
Portal-DocuShare™; E-mail & Messenger; Getafix, SOL,
CAR; e-Learning yang sebelumnya menggunakan Computer Based
Training (CBT). Pendekatan kedua yaitu pendekatan orang (people
approach) yang meliputi Knowledge Sharing Forum. Kegiatan
ini merupakan forum untuk berbagi knowledge dan pengalaman serta pemaparan
resensi suatu buku yang sedang tren di masyarakat. Selain itu pelatihan
formal (in-class) juga tercakup dalam pendekatan people approach.
Pendekatan ketiga yaitu pendekatan media (media approach) yang
meliputi perpustakaan, majalah toner, dan majalah dinding. Majalah
dinding ini terdapat di setiap lantai serta menampilkan antara lain kliping
koran, berita duka, event khusus atau kegiatan yang diselenggarakan oleh
perusahaan, information security, dan lain-lain.
Penerapan knowledge management di
Astragraphia sebagian besar memanfaatkan software Xerox DocuShare
sebagai software untuk memanajemen dokumen. Selain itu, sharing
knowledge juga dibangun dalam aplikasi Solution Online.
Aplikasi ini menyimpan data tentang masalah dan solusi yang tekait dengan
proses bisnis dan pemanfaatan fasilitas IT di dalam perusahaan. Selain
itu, karyawan juga dapat menambahkan permasalahan baru apabila permasalahan
yang mereka hadapi belum ada dalam database. Aplikasi lain yang
juga mendukung penerapan sharing knowledge adalah Daily Control
System (DCS), Electronic Sales Process Control System (e-SPCS),
e-Lerning, getafix, Customer Info Media (CIM),
dan sebagainya. Proses penyimpanan, pencarian dan memperoleh kembali
informasi tersebut dengan mudah merupakan kunci sukses berhasilnya implementasi
knowledge management di Astragraphia.
Pengaruh Penerapan Knowledge
Management
Ketiga, berpengaruh terhadap peningkatan
produktivitas setiap karyawan. Dengan semakin cepatnya para karyawan
dalam menyelesaikan tugasnya, maka semakin tinggi pula produktivitas para
karyawan tersebut. Keempat, berpengaruh terhadap kecepatan karyawan dalam
merespon kebutuhan dan masalah yang dihadapi pelanggan. Kelima,
berpengaruh terhadap daya inovasi dan kreativitas karyawan yang disebabkan oleh
meningkatnya pengetahuan mereka.
\Manfaat dari Penerapan Knowledge
Management
Penerapan knowledge management yang aktif
dan efektif yang dilakukan oleh seluruh karyawan Astragraphia serta didukung
sepenuhnya oleh pihak manajemennya telah membawa pengaruh positif terhadap
internal perusahaan. Pengaruh positif tersebut dapat memberikan manfaat
dan sekaligus menciptakan keuntungan yang akan berguna bagi Astragraphia.
Ada lima manfaat utama dari penerapan knowledge management terhadap
internal perusahaan.
Pertama, dengan meningkatknya pengetahuan dan
wawasan setiap karyawan berdampak terhadap meningkatnya kemampuan perusahaan
dalam melakukan pengambilan keputusan. Keputusan yang diambil tersebut
tidak hanya didasari atas kemampuan para karyawan, tetapi juga didukung atas
data, informasi, dan knowledge yang relevan yang tersimpan dalam knowledge
management perusahaan, sehingga keputusan yang diambil atau dihasilkan
merupakan keputusan yang terbaik bagi perusahaan. Manfaat utama yang
kedua adalah bagaimana Astragraphia merespon kebutuhan pelanggan secara cepat
dan tepat. Dengan penerapan knowledge management, hal tersebut
memungkinkan karena dalam knowledge management perusahaan berusaha
memasukan semua data dan informasi mengenai pelanggan. Selain itu,
termasuk di dalamnya juga selalu adan informasi yang diperbaharui mengenai hal
yang menjadi kebutuhan pelanggan pada khususnya dan kebutuhn pasar pada
umumnya.
Ketiga, dari sisi peningkatan efisiensi cara kerja
dan proses. Hal itu terjadi karena dengan penerapan knowledge
management semua sumberdaya perusahaan dimanfaatkan semaksimal mungkin,
sehingga setiap karyawan dapat bekerja lebih cepat dan tepat, dan pada akhirnya
secara keseluruhan cara kerja dan proses kerja perusahaan mengalami peningkatan
efisiensi. Keempat, Astragraphia selalu menciptakan produk dan jasa yang
memiliki suatu solusi yang nilainya dapat melebihi harapan pelanggan atau customer
expectation dan dari sinilah inovasi dapat terus dilakukan. Dengan
adanya knowledge management ini, inovasi tidak lagi hanya tanggung
jawab bagian penelitian dan pengembangan saja, melainkan seluruh karyawan
Astragraphia. Kelima, peningkatan kemampuan dalam berinovasi berdampak pula
pada peningkatan jumlah produk atau solusi dan jasa yang dihasilkan perusahaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar